BPJAMSOSTEK Tingkatkan Pendaftaran Peserta Pekerja Konstruksi di Tangerang

BPJAMSOSTEK Tingkatkan Pendaftaran Peserta Pekerja Konstruksi di Tangerang

Hallo Tangerang - Tangerang, BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menghimbau untuk para pengusaha jasa konstruksi agar segera mendaftarkan seluruh pekerjaannya pada program BPJAMSOSTEK. Selama ini mereka kebanyakan hanya mendaftarkan proyeknya saja tanpa mendaftarkan tenaga kerjanya.

Selain mendorong para pengusaha jasa konstruksi untuk mendaftarkan para pekerja proyek ke program JKK dan JKM, kepada para pekerja jasa konstruksi, Kepala kantor BPJAMSOSTEK Tangerang Cikokol, Ady Hendratta juga mengimbau, agar mereka mendaftarkan pekerja kantornya ke BPJAMSOSTEK. Karena, lanjut Ady, masih banyak pengusaha jasa konstruksi yang hanya mendaftarkan pekerja proyeknya saja, sementara pekerja kantornya malah tidak didaftarkan.

"Saya menegaskan, pemenuhan perlindungan bagi seluruh pekerja dapat meningkatkan produktifitas kerja, sekaligus mewujudkan kesejahteraan bagi tenaga kerja. Keberpihakkan terhadap tenaga kerja ini tentu saja menciptakan iklim yang sehat dan kondusif atas kelangsungan pengembangan usaha jasa konstruksi," tuturnya, dalam rapat koordinasi bertema 'Pelaksanaan Jaminan Sosial Sektor Jasa Konstruksi antara BPJamsostek dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang', Jum’at 09 April 2021.

Rapat koordinasi tersebut juga menegaskan beberapa point penting yang menjadi kesepakatan bersama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Pekerjaan Umum. Diantara nya adalah perihal regulasi pusat dengan terbitnya Instruksi Presiden 02 tahun 2021, untuk meningkatkan kepatuhan pelaksanaan proyek dan para pekerja agar menjadi peserta aktiv pada program BPJS Ketenagakerjaan.

Pendaftaran peserta proyek jasa konstruksi yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan bersifat wajib bagi para pemberi kerja dan penyedia jasa konstruksi yang memiliki pengerjaan proyek jakon dengan menggunakan anggaran APBN, APBD dan swasta, dengan sumber dana yang berasal dari internasional, individu dan lain sebagainya.

"Pemberi kerja Jasa Konstruksi dan atau penyedia Jasa Konstruksi wajib mendaftarkan proyek jasa konstruksinya paling lambat 14 hari setelah terbitnya SPK," ungkap Ady.

Disebutkan, hingga saat ini pekerja jasa konstruksi di Tangerang Cikokol yang terlindungi program BPJAMSOSTEK tercatat sudah mencapai 72.889 selama tahun 2020, penambahan proyek selama tahun 2020, sebanyak 612 proyek.

Pelaku jasa konstruksi pasti butuh perlindungan menyeluruh ini, karena pekerjaannya tidak lepas dari resiko kecelakaan. Kalau dihitung, biaya lebih murah jika dibandingkan dengan resikonya.

"Jelasnya, jika ada pekerja yang mengalami resiko kecelakaan, biaya yang kita keluarkan lebih besar bila dibanding iuran yang dibayarkan ke BPJAMSOSTEK. Maka dari itu, para pemberi kerja agar segera mengikutkan pekerjanya pada program BPJAMSOSTEK,” katanya.

Ady juga mengatakan, BPJAMSOSTEK Tangerang Cikokol berkomitmen siap memberikan kemudahan bagi para pesertanya, khususnya pengusaha jasa konstruksi.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama